Breaking News
Home / Berita Kesehatan / Ingin Sehat Sekaligus Seksi, Wanita ini Berhasil Turunkan 36 Kg! Berikut Kisahnya
Ingin Sehat Sekaligus Seksi, Wanita ini Berhasil Turunkan 36 Kg! Berikut Kisahnya

Ingin Sehat Sekaligus Seksi, Wanita ini Berhasil Turunkan 36 Kg! Berikut Kisahnya

[ad_1]

Gadis berusia 25 tahun ini telah meraih salah satu pencapaian luar biasa dalam hidupnya. Betapa tidak, berawal dengan memiliki berat badan lebih dari 80 kilogram, akhirnya ia berhasil menurunkan berat badannya hingga mencapai 44 kilogram, berkat diet, olahraga, dan motivasinya yang sangat kuat.

“Berawal dari ketidaknyaman yang saya lalui saat itu. Cepat lelah karena serasa membawa beban yang sangat berat. Sulit mendapatkan ukuran baju, tidak bisa “bergaya” seperti wanita pada umumnya. Wajah terasa tidak fresh ditambah alasan-alasan klasik lainnya memacu saya untuk mengubah pola hidup saya. Terutama diet,” ungkap wanita bernama lengkap Sella Anjani ini membuka cerita.

Sebelum mengenal diet sehat, Sella sempat mencoba berbagai “magic pill” yang menjanjikan penurunan berat badan instan. Setelah menggunakan obat diet tersebut, awalnya Sella sangat gembira karena berat badannya bisa turun beberapa kilogram. Namun, setelah berhenti mengonsumsi obat tersebut, berat badannya malah naik lebih banyak dari sebelumnya. “Pada saat itu saya berpikir saya tidak mau bereksperimen dengan tubuh saya.

My body is my empire. Saya mau yang terbaik buat tubuh saya. Jadi, kalau saya ingin sehat dan seksi, saya harus total menjalaninya, dengan diet dan berolahraga!” kata penggemar warna hitam ini mengenang awal ia berdiet.

Sedikit bercerita tentang kebiasaannya sebelum mengenal diet sehat dan olahraga, Sella mengungkapkan bahwa dulu ia bekerja dan kuliah di salah satu perguruan tinggi negeri ternama di kota Jogjakarta. Jadi kesibukan harian Sella cuma untuk kuliah dan kerja yang cukup menyita waktu. “Bisa di bilang pola diet dan aktivitas jasmani saya buruk sekali.

Makan seadanya apa yang didapat. Semua junk food, fast food. Apalagi Jogja adalah gudangnya makanan. Selain itu pola tidur saya berantakan. Tidur hanya 4-5 jam, karena kebanyakan begadang dan kumpul-kumpul bersama teman. Jadi malu ingat-ingat masa dulu. Hahaha…” ujar Sella sambil tertawa.

Rambut Rontok Akibat Diet Asal-asalan

Saat memulai berdiet, wanita yang mendapat julukan Miss Sello ini mencari informasi sebanyak mungkin, baik lewat buku, internet, dan berbagai media lainnya, sampai-sampai ia rela membeli buku tentang diet sebanyak mungkin daripada membeli baju atau kosmetik.

Sella bahkan sempat mencoba berbagai diet. Dari diet golongan darah, kombinasi, Low Carb, South Beach, Atkins, Paleo, sampai High/Low Carbs Diet. “Dulu saya pernah menjalani diet ngawur dan karena kekurangan informasi yang tepat, rambut saya sempat rontok dan muka kelihatan tidak fresh, badan lemah lesu. Tapi setelah mengetahui kesalahan yang saya buat, dengan segera saya perbaiki. Dan pada akhirnya setelah itu tidak ada masalah sama sekali. Saya mencintai diet yang saya jalani saat ini!” tandasnya.

Pola Low Carbs & High Carbs

Di saat sedang banyak aktivitas, Sella menerapkan pola diet 2 hari low carbs dan 1 hari high carbs. Pola makan pada diet ini tergantung aktivitas. Berikut ini contoh pola makan yang diterapkan oleh Sella:

Sarapan (1 jam sebelum lari pagi) 

Oatmeal + 4 telur putih dan 1 kuning + brokoli 

Atau smoothies yang terdiri dari 1 ubi ungu + alpukat + sedikit kayu manis + whey protein 

Snack setelah lari 

Low carbs: whey protein + bubuk matcha/green tea 

High carbs: seperti low carbs tapi ditambah pisang atau protein bar 

Makan Siang 

Low carbs: omelet telur/ikan/panggang + brokoli/sayuran lain + 1/2 alpukat 

High carbs: seperti low carbs tapi ditambah ubi merah/kuning 

30 menit setelah makan siang minum green tea atau oolong tea 

Snack

Buah (apel, melon kuning, jeruk), yogurt, susu non fat, milk shake

Makan Malam 

Low carbs: sayuran dan daging/ikan panggang 

High carbs: seperti low carbs tapi ditambah kacang merah taco/whole wheat tortilla 

Sebelum Tidur

Whey protein

Bagaimana dengan dietnya saat liburan? Sella menjawab, “Waktu off (liburan.red) saya akan makan makanan apa pun. Menikmati hidup. Menikmati setiap kuliner tanpa harus berdiet. Tapi ini saya batasi maksimal 2 minggu, dan saya pastikan berat badan saya naik 2-4 kilogram. Lalu saya akan kembali ke South Beach Diet fase 1 hanya satu minggu. Dan setelahnya kembali ke High/Low Carbs. Dan selama ini berhasil di saya. Tubuh kembali ke berat badan semula dan malahan makin lean,”

Protein Bar & Cookies Buatan Sendiri

Saat ditanya mengenai makanan wajib yang harus selalu ada di menu dietnya sehari-hari, ternyata Sella punya daftar sendiri. “Air lemon hangat selalu harus ada di minggu detox saya. Biasanya saya minum setelah menstruasi. Green tea bubuk juga harus selalu ada untuk whey protein saya,” ujarnya.

Selain itu, ubi menjadi salah satu makan wajib pengganti nasi yang dipilih oleh Sella. “Saya sudah meninggalkan nasi. Makan nasi kalau ada acara saja. I love ubi ungu!!! Kandungan beta karoten dan seratnya banyak!” kata Sella bersemangat.

(Sumber : Duniafitness.com)

[ad_2]

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*